Kamis, 30 Juni 2011

Puisi


Puisi untuk IBU


Ibu...
adalah wanita yang telah melahirkanku
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa

Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam

Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian

Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku

Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu

Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku

Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga

Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas

Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu

Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH
juga kepada Ayah...!!!

Puisi Taubat
Karena jahil silaulah mata
Oleh gemerlap dan indahnya dunia
Kuturuti nafsu angkara murka
Seakan dunia tiada fana
Kini kusadari
Sejauh apapun kaki ini kulangkahkan
Tak kan mampu aku menghindariMu
Kemanapun wajah ini kupalingkan
Tak kan lepas aku dari tatapanMu
Alangkah pekatnya noda
Hitamnya tiada tara
Betapa rugi yang ku derita
Semoga taubatku kan Kau terima
Wahai Penguasa alam semesta
Aku lemah tiada berdaya
Duhai Pencipta seisi jagat raya
Ampuni aku atas segala dosa

Puisi PersembahaKu
Tangisan malam dalam doa yang terpanjatkan
mengaduh keluh kesah yang menyakitkan
tersibak cerca ucap kala hati yang bersedih
pembaringan sujud sajadah do’aku
bertabur pengharapan agar semua terkabul
seka air mata teruai henti kan bias keindahan
wahai enkau ya tuhanku panjatkan do’a teruntuk dirimu
persembahan seorang menusia kerdil yang hina
wahai ya Tuhanku
tumpuan setiap insan dalam mengaduh hidup
wahai ya Tuhankku
terimalah persembahan do’a dari yang hina ini

Puisi Do’a
Robbi…
Aku menemuimu malam ini
tuk sekedar berbincang
dan melepaskan lelahku
setelah langkah ku jauh
dan tak kudapati maknanya
Ya Robb,,
Aku menemuiMu malam ini
memintaMu tuk memberi jawaban
atas rindu yang kupendam
dan air mata yang selalu menetes
Aku ingin Kau tau
telah berkali kakiku tersandung
sakit memang dan sangat
tapi aku tak hiraukan
karena aku ingin sakitku
Kau tebus dengan kasihMu
Ya Robb,,
Bisakah aku memintaMu
tuk kesekiankalinya
walau aku sedikit ragu
mugkinkah Kau mengabulkannya
Aku ingin dalam sisa waktuku
aku diberi kebersamaan dengan
orang yang kukasihi
aku diberi tawa yang indah
untuk kuhiasi dalam rangkaian
kebersamaan ku itu
dan aku diberi cukup rizki
tuk memberikan sekedar bingkisan
agar selalu dikenang…
dan aku diberi ketulusan
tuk ikhlas atas segala anugrahMu..
dan aku ingin diberi air mata
tuk dapat selalu ingat atas dosa-dosa ku
Ya Robb,,
Ampuni aku jika pintaku teramat banyak
Ampuni aku terlalu banyak menuntut
Ampuni aku,,,
dan sujud ku hanya padaMu
Jangan tinggalkan aku…

Puisi Buat Ibu

Ibu ….
Aku lahir tanpa apa-apa,
Engkaulah yang mengajariku segalanya,
Membesarkanku dengan segala upaya,
Berharap aku kan jadi orang yang berguna..

Ketika aku menangis dalam takut,
Engkaulah yang menenangkanku..
Dan ketika aku jatuh sakit,
Engkaulah yang selalu berada di sampingku..

Engkau menegurku ketika aku salah,
Engkau mengingatkanku ketika aku lupa,
Engkau menghiburku ketika aku sedih,
Engkaulah yang menyembuhkanku ketika aku terluka..

Kini aku telah dewasa,
Berusaha mengejar dan meraih cita-cita,
Berharap kan menjadi orang yang berguna,
Demi mewujudkan harapan dan impian keluarga..

Terima kasih ibu,
Engkaulah segalanya bagiku,
Tanpamu kini aku bukanlah apa-apa,
Kasihmu padaku tak kan terbalas sepanjang masa...

Puisi Pengakuan Dosa
Disuatu malam dari malam-malamku
Aku tidak tahu apa yang menimpa diriku
Kegelapan memenuhi diriku
Bumi dan langit dirasakan sempit
Dan hatiku tidak menjumpai cahaya
Dan air mataku senantiasa mengalir
Aku ingkar dan dosa-dosa besar
Dan sesungguhnya aku dalam kesedihan yang amat
Dibelenggu oleh dosa-dosa
Dan adakah layak keampunan buat orang yang berdosa ?
Orang yang penuh dengan noda
Orang yang penuh dengan kotoran
Orang yang penuh dengan dosa-dosa
Engkau yang menjadikanku
Mengasihiku dan mengaruniakanku rezeki
Engkau selalu bersama-samaku
Tetapi aku telah jauh dariMu
Tetapi aku jauh dariMu
Dan aku berjalan pada jalanku Ya Allah
Dan pada hari ini,aku kembali
Dari kegelapan di belakang batasan-batasan agama
Dan hatiku kecewa dan jalanku bingung
Dan aku telah tenggelam tetapai aku tidak menyadarinya
Tiada penyelamatan bagiku melainkan Engkau…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar